Selasa, 19 Mei 2026, Program Magister Sains dan Doktor (MD) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “ Workshop Research Method” dengan menghadirkan Dr. Michal Lemanski, Dosen Senior di Departemen Pemasaran dari WU Vienna, sebagai pembicara utama. Kuliah tamu ini berlangsung secara luring dari pukul 09.30–11.3 WIB di Ruang Lippo, Lantai 2 Gedung Magister Sains dan Doktor FEB UGM.
Dalam sesi ini, pembahasan difokuskan pada berbagai kesalahan umum dalam penelitian eksperimental, terutama kecenderungan peneliti untuk hanya menekankan hasil yang signifikan secara statistik. Dr. Michal menjelaskan bahwa jurnal-jurnal terkemuka saat ini semakin mendorong pelaporan hasil penelitian secara lebih komprehensif, termasuk temuan yang tidak signifikan, agar penelitian dapat memberikan gambaran ilmiah yang lebih utuh dan bermanfaat bagi peneliti lain. Selain itu, beliau juga menyoroti pentingnya pengukuran variabel dependen secara tepat. Konstruk yang kompleks, seperti niat investasi atau niat merekomendasikan perusahaan, perlu didefinisikan dan diukur secara jelas agar benar-benar merepresentasikan konsep yang diteliti. Pemilihan ukuran yang kurang tepat dapat mempengaruhi validitas temuan, sehingga peneliti perlu memastikan bahwa indikator yang digunakan sesuai dengan tujuan penelitian.
Sesi ini juga membahas validitas dan keterbatasan eksperimen lapangan. Dr. Michal menjelaskan bahwa eksperimen lapangan memiliki nilai penting karena dekat dengan konteks nyata, tetapi seringkali menghadapi kendala akses, biaya, dan keterbatasan kontrol. Dalam konteks penelitian strategi, misalnya, eksperimen terhadap CEO perusahaan multinasional sangat sulit dilakukan karena keterbatasan waktu dan akses. Oleh karena itu, peneliti perlu mempertimbangkan apakah desain penelitian lebih tepat dilakukan dalam konteks lapangan atau lingkungan laboratorium yang lebih terkontrol.
Lebih lanjut, Dr. Michal menekankan bahwa penelitian eksperimen tidak boleh hanya berorientasi pada signifikansi statistik, tetapi juga harus mampu menjelaskan konteks data, alasan suatu variabel tidak menunjukkan pengaruh, serta implikasinya bagi penelitian selanjutnya. Dengan demikian, peneliti dapat membangun narasi penelitian yang lebih jujur, reflektif, dan bermanfaat bagi pengembangan teori. Kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi mengenai kriteria pemilihan eksperimen lapangan, tantangan generalisasi, serta peran eksperimen dalam pengembangan teori. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami pentingnya desain eksperimen yang matang, pengukuran yang tepat, serta pelaporan hasil yang transparan dalam menghasilkan penelitian bisnis dan manajemen yang berkualitas.