Selasa, 28 April 2026, Program Magister Sains dan Doktor (MD) FEB UGM mengadakan workshop dengan topik “Crafting a Research Story: How to Turn Messy Literature into a Clear Research Contribution” dengan mengundang Felix Septianto, Ph.D dari The University of Queensland, Australia sebagai pembicara utama. Kegiatan ini dilakukan secara daring pukul 09:30–11:00 WIB.
Dalam workshop ini, Felix Septianto, Ph.D. menyampaikan pentingnya kemampuan membangun narasi penelitian yang logis dan kohesif melalui pendekatan story framework. Beliau menekankan bahwa kualitas penelitian tidak hanya ditentukan oleh data dan metodologi, tetapi juga oleh kemampuan peneliti dalam memposisikan risetnya dalam “percakapan ilmiah” yang relevan. Melalui pemaparan ini, mahasiswa diperkenalkan dengan STORY yang terdiri dari lima tahapan utama, yaitu Set the stage, Trace the conversation, Outline limitations, Resolve, dan Yield, yang membantu dalam menyusun alur argumentasi secara sistematis hingga menghasilkan kontribusi teoritis yang jelas.
Selain itu, Bapak Felix juga menekankan bahwa tidak semua research gap atau konteks baru secara otomatis menjadi kontribusi ilmiah. Penelitian yang berkualitas harus mampu menunjukkan pengembangan pemahaman teori, baik melalui perluasan, pengujian ulang, maupun klarifikasi. Saat menjelaskan contoh kasus, mahasiswa diajak memahami bahwa satu data yang sama dapat menghasilkan kontribusi yang berbeda tergantung pada percakapan ilmiah yang dimasuki.
Dalam workshop ini, Pak Felix juga menyoroti pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam proses riset, salah satunya melalui platform “Craft” yang beliau kembangkan, yang dapat mendukung pencarian literatur, pengelolaan referensi, serta penyusunan kerangka awal penelitian. Kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan eksplorasi ide, yang mendorong mahasiswa untuk berpikir lebih kritis, terstruktur, dan berorientasi pada kontribusi ilmiah, sehingga diharapkan mahasiswa MD FEB UGM semakin mampu menyusun penelitian yang sistematis, relevan, dan memberikan kontribusi yang bermakna.